TRIK MALING BERAKSI
Jakarta sebagai ibu kota negara bukan hanya menawarkan kenyamanan bagi masyarakatnya. Tetapi, Jakarta dengan jumlah penduduk yang banyak dan jumlah pengangguran yang besar, secara tidak langsung menawarkan berbagai kejahatan. Sarana publik seperti transportasi umum di Jakarta tidak lagi menjadi sarana yang mengasyikkan publik Jakarta. Bis-bis ekonomi termasuk juga patas AC dengan penumpang penuh sesak, mengharuskan sahabat harus lebih waspada.
Sahabat perlu waspada dengan setiap orang yang ada disekitar sahabat sendiri, jangan mudah pervaya terhadap setiap orang baru yang sahabat temui di perjalanan. Karena bisa saja yang menawarkan jasa baik tetapi memiliki niat jahat dengan sehabat. Meski tidak seluruhnya memiliki sifat seperti itu. Untuk itu, alangkah baiknya sahabat mengetahui berbagai trik kawanan copet selama ini, antara lain:
1.Sahabat perlu hati-hati dengan sikap yang bisa mengalihkan perhatian orang lain, dengan muntah atau berlagak hendak pingsan. Karena bisa memberikan waktu sang maling untuk bisa bereaksi. Trik ini dilakukan sekawanan untuk membuat penumpang merasa iba dan tidak konsentrasi pada miliknya masing-masing.
2.Sahabat harus hati-hati terhadap gerakan menjatuhkan barang-barang berharga lainnya yang dilakukan secara kesengajaan. Karena bisa dijadikan kesempatan baik oleh sang maling untuk bereaksi secara cepat.
3.Sahabat jangan terlalu kagum dan tertipu pada orang-orang yang berpenampilan rapi dan nyentrik. Karena bisa saja mereka hanya menjalankan skenario, berpura-pura sebagai orang kantoran. Banyak peristiwa kemalingan terjadi karena begitu yakin pada teman barunya yang berpenampilan nyentrik, sehingga tidak sadar barang berharganya sudah pindah tangan.
4.Sahabat perlu hati-hati dengan gaya baru sang maling, seperti pura-pura menggeser kursi. Begitu sahabat melakukan gerakan yang sama menggeser posisinya, sang maling dengan cepat menggerayangi kantong sahabat. Biasanya sang maling membungkus tangannya dengan bahan plastik, sehingga terasa licin yang membuat sahabat tidak merasa apa-apa.
5.Sahabat perlu hati-hati dengan bunyi HP di dalam bis, apalagi bunyi HP yang umum dipakai. Sebab bisa saja deringan itu merupakan trik sang maling untuk bisa mengetahui siapa saja penumpang yang membawa HP. Ada baiknya sahabat perlu menformat ulang deringan HP-nya yang jarang dipakai, sehingga sahabat bisa santai jika ada deringan telepon. Yang tidak kalah pentingnya, sahabat jangan membiasakan menerima telepon saat kondisi lagi ramai.
6.Jika sahabat dalam posisi berdiri dalam bis, ada baiknya sahabat memperhatikan betul posisi tasnya. Aksi nekat sang maling bukan hanya membuka tas anda tetapi bisa merobek tas anda dengan silet sehingga lebih mudah mengeluarkan isinya. Lebih jika sahabat menyimpan tasnya di depan dada, supaya mata anda bisa memantau tangan-tangan jahil.
7.Jika sahabat mencurigai seseorang untuk melakukan kejahatan, sahabat harus lebih konsentrasi pada keadaan sekitar. Jika yakin malingnya sendirian, maka sahabat perlu berteriak untuk bisa menggagalkan aksinya. (Diolah dari majalah info












